Pentingnya Akhlak di Era Transformasi Digital
- immupnjatim5

- 27 Okt 2024
- 2 menit membaca
Diperbarui: 24 Nov 2025

Hakikat seorang manusia adalah seorang makhluk individu dan sosial yang memiliki hak dan kewajiban untuk saling berinteraksi satu sama lain. Manusia diciptakan dengan kesempurnaan akal dan pikiran oleh Allah. Manusia harus berinteraksi dengan cara yang telah dibenarkan sehingga terbentuk kehidupan yang terarah dan penuh rasa aman. Semua itu memiliki peran yang sangat penting pada diri manusia. Karena manusia terlahir dengan sebuah kesucian dan lingkungan yang akan mengarahkan manusia menjadi manusia yang baik ataukah sebaliknya menjadi manusia yang berakhlak kurang baik.
Mengapa akhlak itu dikatakan sangat penting diera digital saat ini? Karena akhlak merupakan sikap yang terlihat serta terbaca oleh manusia. Akhlak ini tercermin dari perilaku seseorang dalam menyikapi berbagai macam persolan yang terjadi. Sebagaimana tercantum dalam tujuan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah itu sendiri, yaitu āāMengusahakan terbentuknya akademisi Islam yang ber-akhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyahāā. Akhlak selalu dijadikan tumpuan oleh masyarakat sebagai nilai moral, sehingga relasi sosial selalu terjalin dengan baik. Keahlian yang dimiliki bisa digunakan untuk berbuat baik, jujur, dan tidak terpikir untuk menipu maupun mencuri barang orang lain. Perlu digaris bawahi bahwa: Ā
āIlmu pengetahuan yang maju, karena akhlaknya hancur maka ilmu itu digunakan untuk melakukan penipuan". - Syafiq Mughni.Ā
Dalam Al Muājam al-Wasit disebutkan definisi akhlak yang artinya :
āAkhlak ialah sifat yang tertanam dalam jiwa, yang dengannya lahirlah macam macam perbuatan, baik atau buruk, tanpa membutuhkan pemikirannya dan pertimbanganā
Akhlak merupakan suatu perhiasan diri bagi seseorang karena orang yang berakhlak jika dibandingkan dengan orang yang tidak berakhlak tentu sangat jauh perbedaannya. Akhlak tidak dapat dibeli atau dinilai dengan suatu mata uang apapun. Akhlak merupakan wujud di dalam diri seseorang yang merupakan hasil didikan dari kedua orang tua serta pengaruh dari lingkungan disekitarnya. Jika sejak kecil dikenalkan, dididik, serta diarahkan pada akhlak yang mulia, maka secara tidak langsung akan mempengaruhi tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari hingga seterusnya.
Kesimpulannya, akhlak adalah sifat budi pekerti yang berasal dari dalam manusia yang melakukannya tanpa pemikiran dan pertimbangan terlebih dahulu. Berarti bisa dikatakan akhlak dapat muncul dari kebiasaan yang dilakukannya sehari-hari. Akhlak terpuji berasal dari kebiasaan yang baik, sedangkan akhlak tercela biasa muncul dari kebiasaan yang jelek atau kurang baik. Baik buruknya kebiasaan juga berasal dari lingkungannya. Berarti jika ingin mempunyai akhlak yang baik maka sebaiknya mencari lingkungan yang baik pula.
Pada zaman perkembangan modern saat ini, tentunya akhlak dari setiap individu mulai terkikis sedikit demi sedikit menuju keburukan. Namun sebagai manusia yang bertaqwa kepada Allah SWT, manusia harus bisa mempertahankan akhlaknya. Manusia haruslah membentengi diri agar akhlak yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah SAW tetap terpatri dalam diri individu masing masing, sehingga kita tetap menjadi insan yang senantiasa bertaqwa kepada Allah SWT dan berakhlaqul karimah sesuai yang dicontohkan Rasulullah SAW.
āManfaatkanlah gadgetmu untuk mendapatkan ilmu pengetahuan (ilmu akhlak), dari manapun, dan kapanpun kamu mauā.
Referensi:
https://muhammadiyah.or.id/2024/06/pentingnya-akhlak-mendampingi-ilmu-pengetahuan-untuk-kemajuan
Hakimi, F. (n.d.). Kedudukan dan Kepentingan Akhlak dalam Islam. Retrieved from Academia: https://www.academia.edu/12252844/Kedudukan_dan_Kepentingan_Akhlak_dalam_Islam
Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Periode 2024 / 2025
Penulis : Firda Cahaya Fironika
Editor : Bintang Nur Machmuda



Komentar